Berita

Temu Petani Climate Smart Agriculture (CSA) Simurp Kabupaten Lombok Tengah

Rabu, 11 Oktober 2023

Temu Petani Climate Smart Agriculture (CSA) SIMURP Kabupaten Lombok Tengah bersama World Bank, Asian Infrastucture Investment Bank (AIIB), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), National Project Implementation Unit (NPIU), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Manajer SIMURP, Staf Ahli Pemerintah Lombok Tengah, Kepala Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan NTB, Sekretaris Dinas Pertanian Lombok Tengah, Penyuluh Pendamping SIMURP, KEP, KWT serta petani diwilayah SIMURP.

CSA merupakan pendekatan pada pengembangan strategi pertanian untuk mengamankan ketahanan pangan berkelanjutan dalam menghadapi kondisi dampak perubahan iklim (DPI). Adapun Sumber pembiayaan kegiatan penerapan teknologi CSA tahun 2022 berasal dari pinjaman luar negeri hasil kerjasama Pemerintah dengan World Bank (WB) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Pusat Penyuluhan Pertanian melalui SIMURP melaksanakan kegiatan penerapan teknologi CSA di 10 provinsi, 24 kabupaten dan 117 BPP Dalam upaya diseminasi penerapan teknologi CSA kepada petani agar mereka dapat memahami, mau dan mampu menerapkan teknologi CSA.

Program SIMURP di Nusa Tenggara Barat berada di Kabupaten Lombok Tengah sejak Tahun 2019 dengan lokasi di enam BPP yaitu :

1). BPP Aikmual, Praya;

2). BPP Lajut, Praya Tengah;

3). BPP Mujur, Praya Timur;

4). BPP Penujak, Praya Barat;

5). BPP Darek, Praya Barat Daya;

6). BPP Ubung, Jonggat. Terdapat 4 kegiatan dalam SIMURP, meliputi:

1) Penguatan BPP ;

2) Pengembangan Produk dan Jejaring Pasar (Market Linkage) ;

3) Fasilitasi Peralatan Pengolahan Industri Rumah Tangga Hasil Pertanian/KWT; dan

4) Penerapan CSA di 144 Poktan Pihak World Bank pun mengungkapkan selamat atas pencapaian project SIMURP yang telah dilaksanakan di NTB dan semoga dapat melanjutkan replikasi SIMURP ini meskipun akan berakhir.

Adapun sesi diskusi dan sharing dengan petani yang terlibat dalam SIMURP mengenai pendampingan selanjutnya, keberlanjutan perbaikan saluran irigasi sekunder dan tersier. Terakhir, para undangan mengunjungi display produk KEP dan KWT binaan SIMURP mulai dari keripik, stik kelor, beras, pupuk organik.

Kegiatan penerapan Teknologi CSA SIMURP telah dilaksanakan sejak tahun 2021 di 8 provinsi, 17 kabupaten dan 76 BPP lokasi SIMURP melalui metode demonstrasi plot (demplot). Adapun Paket teknologi CSA tersebut meliputi:

1) teknologi hemat air melalui sistem irigasi intermittent/Alternate Wet and Drying (AWD)/macak-macak,

2) pemupukan berimbang melalui penggunaan perangkat uji tanah sawah/rawa (PUTS/PUTR)

3) penggunaan varietas unggul produksi tinggi yang tahan terhadap cekaman dan rendah emisi,

4) penggunaan bahan organik untuk membuat pupuk organik,

5) sistem budidaya padi jajar legowo

6) penerapan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terpadu dengan mengutamakan penggunaan pestisida nabati,

7) penggunaan kalender tanam untuk penentuan waktu tanam,

8) pengukuran emisi GRK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *