Rangkaian Kegiatan Validasi Metode Uji Tetrazolium pada Kacang Tanah bersama BBPPMBTPH (Tahap Pengujian Daya Berkecambah)
Laboratorium Pengujian Benih UPTD BPSBP Provinsi NTB berkesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan Validasi Metode berjudul Validasi Pengujian Viabilitas Benih Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) dengan Menggunakan Uji Tetrazolium (TZ) yang diadakan oleh Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH).
Uji TZ merupakan uji cepat viabilitas karena dapat memberikan informasi yang lebih cepat 1-2 hari melalui pola pewarnaan embryo dibanding dengan uji perkecambahan secara langsung. Adapun varietas kacang tanah yang digunakan dalam kegiatan validasi metode ini adalah Situraja DM 1, Hypoma 1, dan Jerapah.

Terdapat serangkaian tahapan dalam kegiatan Validasi Metode ini. Tahap awal yang dilakukan adalah pengujian daya berkecambah kacang tanah yang dilakukan pada media pasir dengan suhu perkecambahan 25±2⁰C. Analis laboratorium pengujian benih UPTD BPSBP Provinsi NTB telah melaksanakan persiapan media pengujian pada tanggal 27 September 2023 dan selanjutnya pada tanggal 29 September 2023 mulai dilakukan pengujian dengan menanam benih kacang tanah pada media yang telah disiapkan.
Tujuan dari pengujian daya berkecambah sebagai tahap awal kegiatan validasi metode ini adalah untuk memastikan persentase perkecambahan dan vigor dari kacang tanah yang diuji. Pengujian daya berkecambah ini nantinya akan berlangsung selama 10 hari dengan evaluasi I yaitu hari ke-5 setelah tanam/penaburan dan evaluasi II yaitu hari ke 10 setelah tanam/penaburan.
Namun apabila pada evaluasi ke II perkecambahan masih belum optimal (hanya ada beberapa benih yang mulai berkecambah, maka waktu pengujian akan diperpanjang sampai dengan 7 hari). Seluruh personil Laboratorium UPTD BPSBP Provinsi NTB berharap semoga kegiatan validasi metode ini berjalan lancar dengan hasil yang dapat dimanfaatkan dengan baik.


