PRAKTEK PERBANYAKAN TANAMAN BUAH DENGAN TEKNIK SAMBUNG SISIP OLEH SISWA KELAS X AGRIBISNIS TANAMAN SMKPP NEGERI MATARAM
Kamis, 2 Mei 2024.
Pagi ini, siswa Kelas X Agribisnis Tanaman SMKPP Negeri Mataram melakukan Praktik Perbanyakan Tanaman Buah dengan Teknik Sambung Sisip. Objek yang digunakan adalah Buah Durian Kane. Sambung sisip adalah salah satu jenis teknik perbanyakan vegetatif yang merupakan modifikasi dari teknik okulasi. Teknik pembibitan ini merupakan proses menghasilkan dahan baru dengan cara menyambungkan dahan muda yang secara teknis menyerupai okulasi. Teknik sambung sisip memiliki langkah-langkah yang hampir sama dengan okulasi. Jika okulasi menggunakan mata tunas sebagai sambungannya, sedangkan pada teknik sambung sisip menggunakan ranting muda sebagai sambungannya.

Kelebihan teknik sambung sisip adalah jumlah sambungan pada satu pohon bisa lebih dari satu. Dengan demikian, jika mengandung lebih dari 1 mata tunas, maka titik percabangan rendah dapat direkayasa dari awal, sejak bibit tersebut dibuat, karena bibit dengan percabangan rendah atau percabangan yang langsung muncul di titik sambungan akan menghasilkan tanaman yang rendah namun kompak, rimbun, dan dengan tajuk yang membulat, satu model yang sangat ideal untuk para penghobi tanaman buah dalam pot maupun untuk penanaman di lahan. Jika penempelan ranting muda berhasil, pertumbuhan tunas dari ranting muda tersebut juga cenderung lebih cepat dibanding tunas yang muncul dari penempelan mata pada okulasi, dengan demikian hal ini menjadi solusi bagi mereka yang menginginkan pertumbuhan bibit yang lebih cepat bongsor. Praktik ini dibimbing langsung oleh Guru Mata Pelajaran, Abdi Gunawan, S.P., M.P.
