Berita

Plt. Kadistanbun NTB Tegaskan Konsolidasi Organisasi dan Soliditas ASN di Tengah Penataan Kelembagaan

Mataram, (6 Jan 2026) — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Eva Dewiyani, S.P., memberikan pengarahan kepada seluruh ASN dan non-ASN dalam rangka penguatan konsolidasi internal pascapenataan struktur organisasi perangkat daerah tahun 2026.

Dalam arahannya, Plt. Kadistanbun menjelaskan bahwa proses penataan kelembagaan yang diundangkan pada 22 Desember 2025 masih berada dalam tahap transisi. Sejumlah perubahan struktur, termasuk penggabungan urusan pertanian dan ketahanan pangan, penyederhanaan bidang, serta penyesuaian unit pelaksana teknis (UPT), masih menunggu penetapan regulasi lanjutan.

“Kita semua berada dalam posisi yang sama. Struktur organisasi masih berproses, sehingga penyesuaian tugas dan penempatan personel akan terus dilakukan. Namun yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas tetap harus berjalan optimal,” tegasnya.

Hj. Eva Dewiyani mengakui bahwa perubahan nomenklatur bidang dan UPT berdampak pada mekanisme kerja, termasuk disposisi surat dan koordinasi internal. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk bersikap adaptif dan tetap bekerja secara profesional di tengah dinamika birokrasi.

Plt. Kadistanbun juga menyoroti tantangan pelaksanaan program, khususnya di sektor pertanian yang memiliki beban kegiatan cukup besar, Ia mengapresiasi penyelesaian kegiatan di sektor ketahanan pangan yang telah terealisasi sepenuhnya, serta mendorong sinergi kedua rumpun urusan tersebut setelah penggabungan.

Terkait efisiensi anggaran dan optimalisasi aset, Plt. Kadistanbun menyampaikan bahwa kantor Dinas Pertanian di Jalan Pejanggik dinilai lebih representatif untuk menjadi kantor induk, mengingat keterbatasan biaya operasional dan kondisi kantor ketahanan pangan yang rawan banjir. Penataan ruang kerja pegawai akan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan efektivitas kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Eva Dewiyani juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan menghindari pengelompokan pascapenggabungan organisasi. Ia mengajak seluruh pegawai, baik ASN, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu, untuk bekerja dengan penuh integritas, saling mendukung, dan menjaga semangat kebersamaan.

“Kita harus menjadi satu kesatuan. Tantangan ke depan semakin besar, sementara anggaran semakin terbatas. Dengan kebersamaan dan kerja tim yang solid, seluruh tugas dan target kinerja dapat kita selesaikan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Plt. Kadistanbun mendorong inovasi di tingkat UPT sebagai unit penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui penguatan layanan teknis, pelatihan, dan pemanfaatan sarana produksi pertanian. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kinerja organisasi di tengah penurunan dana transfer pusat.

Menutup arahannya, Hj. Eva Dewiyani memperkenalkan diri sebagai pejabat yang mendapat amanah sementara hingga ditetapkannya pejabat definitif. Ia menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dan koordinasi seluas-luasnya demi kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan.

Pengarahan ini juga menjadi momentum awal untuk mempererat silaturahmi antarpegawai pascapenggabungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi agenda kerja tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *