Persiapan dan Pendampingan Kegiatan Monitoring PPHT di Kabupaten Lombok Utara
Jum’at, 30 Agustus 2024 – Tim dari Direktorat Jenderal Perkebunan melakukan kegiatan monitoring di Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Didampingi oleh tim dari UPTD Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BP2TP) NTB serta penyuluh perkebunan kabupaten, kegiatan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) di wilayah tersebut.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa petani di Desa Rempek masih aktif memproduksi Metabolit Sekunder Agens Pengendali Hayati (MS APH) dan pupuk kompos secara mandiri. Produk-produk ini kemudian diaplikasikan ke kebun masing-masing petani, menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat terus mendukung kesehatan tanaman dan kualitas hasil panen di desa tersebut.

Selain pemanfaatan MS APH dan pupuk kompos, tim Direktorat Jenderal Perkebunan juga mengunjungi kebun milik para petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat. Beberapa petani telah menerapkan teknik sambung samping pada tanaman kakao mereka. Hasilnya, tanaman kakao di kebun-kebun tersebut terlihat berbuah bagus dan mulus, dengan kondisi areal kebun yang bersih dan terawat. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas teknik sambung samping dan pemeliharaan kebun yang baik dalam meningkatkan produktivitas kakao.
Kegiatan monitoring ini menjadi bukti bahwa penerapan PPHT dan metode pertanian berkelanjutan lainnya di Desa Rempek berjalan dengan baik. Partisipasi aktif petani dalam pengendalian hama dan pengelolaan kebun yang baik diharapkan dapat terus mendorong peningkatan hasil pertanian, tidak hanya di Lombok Utara tetapi juga di wilayah-wilayah lain di Nusa Tenggara Barat.
