PENDAMPINGAN PENYULUH BAPELTANBUN DALAM PELATIHAN PEMBUATAN PGPR DI LOMBOK TIMUR
Pada Senin, 26 Agustus 2024, Bapeltanbun Wilayah Binaan (Wilbin) Lombok Timur melaksanakan kegiatan pendampingan dalam pelatihan tematik pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Pelatihan ini berlangsung di empat UPT Pusat Penyuluhan Pertanian (PP), yaitu Kecamatan Wanasaba, Kecamatan Aikmel, Kecamatan Lenek, dan Kecamatan Suela. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam pembuatan pupuk hayati guna mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.

Pelatihan pembuatan PGPR tersebut diikuti oleh 30 petani yang mewakili kelompok tani dari berbagai kecamatan. Pendanaan pelatihan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang dikelola oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur. Dengan adanya pendampingan dari penyuluh Bapeltanbun, diharapkan para petani dapat memahami dan mengaplikasikan teknologi PGPR dalam praktik pertanian mereka.

PGPR adalah mikroba tanah yang hidup di sekitar akar tanaman dan berperan penting dalam memacu pertumbuhan serta perkembangan tanaman, baik secara langsung maupun tidak langsung (Munees dan Mulugeta, 2014). Mikroba ini mampu meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi dan memperkuat sistem perakaran tanaman, sehingga tanaman menjadi lebih tahan terhadap penyakit dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung.

Diharapkan dengan penggunaan PGPR sebagai pupuk hayati, petani di Lombok Timur dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, yang tidak hanya lebih ramah lingkungan tetapi juga lebih ekonomis. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan dan menjaga kesuburan tanah di wilayah Lombok Timur.
