Pembuatan Fermentasi Untuk Penumbuhan Plankton Oleh Siswa Kelas XII Perikanan SMKPP Negeri Mataram
Kamis, 27 Juli 2023. Siswa Kelas XII Perikanan SMKPP Negeri Mataram melakukan praktik Pembuatan Fermentasi untuk penumbuhan Plankton di CV Fishery Sumbawa Barat. Bioflok adalah teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan produksi plankton alami dalam tambak menggunakan bakteri dan mikroorganisme sebagai makanan tambahan bagi udang.
Prosesnya melibatkan fermentasi bahan organik (seperti dedak super NB dan molase) dengan bantuan ragi atau mikroorganisme lainnya. Mikroorganisme ini akan berkembang biak membentuk agregat-partikel kecil yang disebut bioflok.
Tujuan dari pembuatan fermentasi untuk penumbuhan plankton menggunakan dedak super NB, ragi, dan molase di tambak udang adalah untuk meningkatkan produksi plankton alami (bioflok) sebagai makanan tambahan bagi udang yang dibudidayakan.
Beberapa tujuan khusus dari penerapan teknologi bioflok ini adalah: Peningkatan Produktivitas Tambak: Dengan meningkatkan produksi plankton alami, tambak udang dapat memiliki suplai makanan yang lebih baik bagi udang yang dibudidayakan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang, serta mengurangi tingkat kematian dan stres pada udang.
Kualitas Air yang Lebih Baik: Bioflok dapat berfungsi sebagai filter alami yang membantu mengendalikan kualitas air di tambak. Bioflok dapat mengikat bahan organik, mengurangi kadar nitrat, dan menghilangkan zat-zat berbahaya dari air, sehingga meningkatkan kondisi lingkungan di dalam tambak.
Pengurangan Pemakaian Pakan Buatan: Dengan adanya sumber makanan tambahan dari bioflok, kebutuhan akan pakan buatan komersial dapat dikurangi, yang pada gilirannya dapat mengurangi biaya produksi budidaya tambak udang.
Pengelolaan Lingkungan yang berkelanjutan: Dengan mengoptimalkan pertumbuhan plankton alami dan mengurangi penggunaan pakan buatan, teknologi bioflok dapat membantu dalam upaya pengelolaan tambak yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Peningkatan Pendapatan Petani Tambak: Dengan meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya melalui penggunaan bioflok, diharapkan petani tambak dapat meningkatkan pendapatan mereka dari hasil penjualan udang.
Pengurangan Dampak Lingkungan Negatif: Bioflok dapat membantu mengurangi potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sisa pakan dan limbah organik dari tambak, sehingga meminimalkan dampak negatif budidaya udang terhadap ekosistem lokal.

