Berita

Pelatihan Petani Cabai Angkatan Kedua oleh BAPELTANBUN untuk Meningkatkan Kapasitas Petani

Mataram, 15 November 2024 – Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan (BAPELTANBUN) NTB sukses melaksanakan pelatihan bagi 30 petani penerima bantuan pengembangan kawasan cabai di Provinsi NTB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penyuluhan dan Pemberdayaan Petani Provinsi NTB angkatan kedua yang berlangsung dari 11 hingga 15 November 2024.

Para peserta pelatihan yang berasal dari Lombok Utara dan Lombok Timur ini diberikan pembekalan oleh berbagai narasumber yang kompeten, termasuk Widyaiswara BAPELTANBUN, Dinas Perindustrian NTB, serta praktisi dan pengusaha cabai ternama, H. Subhan dari Lombok Timur. Tak hanya itu, peserta juga diajak untuk mempelajari lebih dalam tentang pengolahan hasil cabai dengan hadirnya Hj. Zaenab dari Desa Bilabante, yang mengajarkan pembuatan sambel cengeh khas NTB.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk teori di kelas, tetapi juga dilengkapi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kuntum, Kota Mataram. Dalam kegiatan PKL, peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk mendalami berbagai aspek penting dalam usaha tani cabai, mulai dari teknik pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga panen dan pasca panen.

Selain itu, peserta juga mempelajari strategi pemasaran dan kemitraan dengan petani dan pengusaha cabai. Bapak Japri, salah satu fasilitator P4S Kuntum, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan pengalaman antar petani sebagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan pertanian cabai di NTB.

“P4S hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman antar petani, sebagai penerus generasi pertanian yang lebih maju,” ungkap Japri.

Peserta pelatihan pun merasa sangat terbantu dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka. Salah satu peserta, Saiful dari Lombok Utara, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka sebagai petani muda. “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Selain mendapatkan ilmu baru, saya juga bisa berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan petani lainnya. Semoga ada pelatihan lanjutan untuk kami dan petani lainnya,” ujarnya.

Sebagai penutupan, Kepala Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan NTB, M. Decki Iskandar, MM, secara resmi menutup kegiatan pelatihan ini. Dalam sambutannya, M. Decki berharap para peserta pelatihan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani cabai di NTB, serta memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu andalan perekonomian daerah.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para petani dapat lebih siap menghadapi tantangan dalam pengembangan komoditas cabai, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi cabai di NTB ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *