Berita

Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pengembangan Climate Smart Agriculture (CSA) di Indonesia

Pada tanggal 17 Juli 2024, Kepala Bapeltanbun NTB, mewakili Kepala Dinas, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Climate Smart Agriculture (CSA) di Indonesia, yang dilaksanakan di ruang rapat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB. FGD ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya dengan dukungan Prisma dan kerjasama dengan Australia, membahas perkembangan Climate Smart Agriculture (CSA) di Indonesia. Tujuan utama FGD ini adalah mengeksplorasi implementasi dan perkembangan terbaru dalam Climate Smart Agriculture (CSA) untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi dampak negatif perubahan iklim.

Diskusi menggarisbawahi beberapa kemajuan penting dalam penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) di lapangan, termasuk penggunaan teknologi hemat air, pemupukan berimbang, dan adopsi varietas tanaman yang tahan terhadap stres lingkungan serta emisi gas rumah kaca. Hasil studi yang dipresentasikan oleh Bapak Arif Yustian dari Universitas Brawijaya menggambarkan tantangan sosio-ekonomi di Kabupaten Lombok Tengah, di mana petani menghadapi masalah seperti pola hujan yang tidak teratur dan kekeringan.

Partisipasi aktif dari pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas pertanian dalam FGD ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) secara luas di Indonesia. Dengan fokus pada adaptasi teknologi dan strategi pertanian yang ramah lingkungan, diharapkan Climate Smart Agriculture (CSA) dapat menjadi solusi yang berkelanjutan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dalam sektor pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *