Harga Bawang Merah Anjlok, Distanbun menjawab:
Dinas Pertanian dan Perkebunan provinsi NTB hari ini menerima dan mendengarkan aspirasi dari FKP-Macerdas Mataram terkait harga pembelian komoditi bawang merah yang anjlok ditingkat petani saat ini. (Mataram, 23/10)
Adapun dari beberapa perwakilan massa menekanan dan sangat mengharapkan peran pemerintah dalam memberikan solusi kepada petani terkait permasalahan harga pada bawang merah yang selalu anjok.

Perwakilan orasi diterima langsung oleh Ibu Sekretaris Dinas, ibu Ni Nyoman Darmilaswati, SP. menyampaikan bahwa pemerintah sejauh ini terus aktif memantau kondisi harga bawang merah ditingkat petani yang secara terus menerus dilaporkan kepada kami oleh petugas kami yang ada ditingkat kecamatan, petugas kami selalu aktif memonitor naik turun harga bawang merah dan komoditi pertanian lainnya, walaupun pada dasarnya Tufoksi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB sebenarnya hanya fokus dalam peningkatan dan penstabilan hasil produksi yang ada disetiap komoditi pertanian maupun perkebunan.
Terkait dengan harga, pemerintah Provinsi NTB juga sudah melakukan MoU terkait kesepakatan harga dengan provinsi lain seperti Provinsi Jawa Timur yang juga sebagai penghasil bawang merah yang tertuang pada sebuah MoU untuk penetapan harga bawang merah ditingkat nasional.

Selain itu juga ditambahkan beberapa informasi oleh beberapa staf yang mendamping Ibu Sekretaris dalam orasi kali ini, bahwasanya harga hari ini tidak bisa dijadikan acuan yang baku untuk harga pembelian pada saat ini, karena dari hasil pemantauan kami harga bawang merah ditingkat petani sangat cepat berubah 3-4 hari bisa jadi harganya naik atau bahkan turun secara drastis dikarenakan ada beberapa permainan tingkat pengepul dilapangan akibat panen raya, karena kejadian seperti ini terus berulang, kami mengharapkan petani juga tidak terbawa suasana maupun panik dengan keadaan tersebut.
Sehingga ini menjadi peran kita bersama baik lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten hingga ditingkat Kecamatan serta adik-adik mahasiswa dan lembaga sosial masyarakat untuk membantu petani kita dalam mengupdate harga bawang merah baik ditingkat petani maupun ditingkat nasional, dengan memberikan informasi harga yang terupdate paling tidak bisa memberikan informasi yang valid kepada petani sehingga petani tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan saat menjual.

