Berita

DISTANBUN NTB: RPD 2024-2026, PEDOMAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DI MASA TRANSISI

Dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2024-2026, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan Forum Perangkat Daerah. Pertemuan ini bertujuan mengumpulkan pemanggku kebijakan untuk menyusun RPD bersama di Bidang Pertanian agar pembangunan tetap berjalan dengan baik meski di masa transisi kepemimpinan dengan tema Peningkatan Produksi Pertanian Berkelanjutan Menuju Pertanian Maju, Mandiri dan Modern.

Hal tersebut disampaikan Asisten III Setda NTB, dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai membuka forum Perangkat Daerah Rancangan Awal RPD tahun 2024-2026 di Hotel Grand Palace, Kota Mataram, Rabu (22/02/2023). “Kami meminta setiap instansi baik kab/kota dan provinsi yang hadir disini dapat berkoordinasi baik vertikal maupun horizoltal” kata Hj. Eka
.
Sementara itu Dr. Mahjulan, Sekretaris Bappeda mengungkapkan bahwa produktivitas masih rendah terutama di Bidang Pertanian, Industrialisasi, Pariwisata dan Perdagangan.

“Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2022 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 Target Pengembangan NTB untuk Pertumbuhan Ekonomi 4,9 – 5,5 dan pengurangan Tingkat kemiskinan sebesar 11,85 – 13,00, dimana saat ini NTB memiliki tingkat kemiskinan sebesar 13,68” tutur Sekretaris Bappeda NTB.

Pertemuan berlanjut dengan paparan dari Narasumber Dari Pusat hadir Koor. Program dan Anggaran Biro Perencanaan Dr. Saefudin,M.Si, Bappeda Prov. NTB Sekretaris Bappeda, Dr. Mahjulan, MP, Dekan Fakultas Pertanian yang diwakilkan oleh Prof. Dr. Ir. Tajidan, MS dan terakhir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kab/Kota yang Membidangi Pertanian, Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Stakeholder terkait Pertanian serta Kepala Bidang/UPTD Lingkup Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *