Dem BTS Mampu Meningkatkan Produksi dan Menekan Biaya Produksi Budidaya Padi
Program Dem Area Budidaya Tanaman Sehat Tahun anggaran 2023 di Nusa Tenggara Barat sebagian sudah mulai memasuki masa panen di sejumlah kelompok tani penerima manfaat. Kelompok Tani yang sudah mulai panen salah satunya adalah Kelompok Karya Makmur 1 Desa Menemeng Kec. Pringgarata Kab. Lombom Tengah.
Kelompok Tani ini melalui ketua pak Budi Nuraini menceritakan hasil panen. Pada musim MT II ini ada peningkatan jika di bandingkan dengan MT II tahun 2022, yaitu pada MT II 2023 melalui program BTS mendapatkan 6.80 ton/ha sedangkan MT II 2022 hanya mendapatkan 6.50.
Perbedaan selain dari sisi produktivitas, petani pada Kegiatan Dem Area BTS tidak menggunakan pestisida kimia sinstetis sama sekali. Bahan pengendali yang di gunakan murni dari bantuan BTS seperti Pestisida Biologi, Pestisida Nabati dan ada tambahan pembenah tanah serta Pupuk Hayati. Dari sisi biaya Dem Area BTS mampu mengurangi, apalagi alokasi pupuk kimia semakin berkurang.

Dalam kegiatan BTS ini kelompok tani hanya menggunakan pupuk kimia sintetis 70% dari biasanya. Kedepannya setelah ada program ini sebagai wadah percontohan bagi petani akan terus dilaksanakan, karena sudah terbukti selain mampun meningkatkan produksi juga mengurangi biaya usaha tani.
Untuk mendapatkan pengganti produk yang di dapatkan saat program BTS, BPTP NTB akan mensupport melalui produk yang dihasilkan oleh LPHP Narmada yang spesifik Lokasi. Tidak hanya mensupport dalam bentuk produk juga akan diadakan bimtek bagi kelompok tani supaya mampu menyediakan bahan pengendali dan pupuk organik bagi anggotanya secara mandiri.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Balai dalam kunjungannya ke kelompok tani mengatakan “ini merupakan wujud kita untuk memasifkan penggunaan produk ramah lingkungan, karena tidak hanya produksi yang meningkat tapi sehat untuk dikonsumsi, sehat kantong petani dan sehat lingkungan”.

Selengkapnya diĀ https://distanbun.ntbprov.go.id/
