Dinas Pertanian Dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat
IMG-LOGO
Distanbun Prov. NTB

Pencapaian Produksi Tanaman Pangan di NTB Tahun 2012 - 2015


Pencapaian poduksi tanaman pangan (Padi, Jagung dan kedelai) di Provinsi Nusa Tenggara Barat dari tahun ketahun menunjukkan penigkatan yang signifikan. Produksi padi, jagung dan kedelai berdasarkan Angka Tetap (ATAP) BPS 2014 di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah sebagai berikut : Produksi padi sebesar 2.116.637 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau 91,37 % dari target sebesar 2.316.549 ton GKG, dengan luas panen 433.712 ha dan produktivitas 48,80 kw/ha. Dengan capain produksi tersebut NTB termasuk 10 besar Provinsi penyangga pangan nasional. Produksi jagung sebesar 785.864 ton Pipilan Kering (PK) atau 102,36 % dari target 767.756 ton PK, dengan luas panen 126.577 ha dan produktivitas 57,47 kw/ha. Dengan capaian tersebut NTB termasuk dalam 9 besar Provinsi penghasil jagung. Produksi kedelai sebesar 97.172 ton Biji Kering (BK) atau 71,57 % dari target 135.765 ton BK, dengan luas panen 68.896 ha dan produktivitas 10,48 kw/ha. Dengan capaian tersebut NTB masuk 3 besar Provinsi penghasil kedelai.


Empat strategi pencapaian produksi padi, jagung dan kedelai adalah : 1) Peningkatan Produktivitas 2) Perluasan Areal dan Optimalisasi Lahan, 3) Pengamanan produksi 4) Peningkatan/ penyempurnaan manajemen.


Dalam rangka pengamanan produksi di lapangan upaya yang dilakukan adalah mempercepat mekanisme pelayanan pengendalian hama penyakit dengan membuka SMC Center pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja petugas Pengamat Hama Penyakit (PHP) di lapangan. Salah satu keberhasilan NTB dalam hal pengamanan produksi oleh PHP, maka pada tahun 2014 dua orang petugas PHP (Ir. Ida Nengah Gianyar dan Heny Arniawai,SP) oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementeri Pertanian RI ditetapkan sebagai Pengendalai Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2014, disamping itu Kelompok Tani Pengembang Agen Hayati (Kelompok Tani Mele Maju, Desa Pejanggik Kecamatan Joggat Kabupaten Lombok Tengah) mendapat penghargaan yang sama sebagai Kelompok Tani Pengembang Agen Hayati Berprestasi Tahun 2014.


Peningkatan kinerja pengelolaan sumber daya air oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) yang memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan produksi pangan dan hortikultura maka oleh Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian RI menetapkan P3A Balen Seneng Desa Lembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat sebagai nominasi 4 (empat) tingkat Nasional dan GP3A Patut Desa Toya Kecamatan Aik Mel Kabupaten Lombok Timur sebagai nominasi 1 (satu) tingkat Nasional Tahun 2014.


Keragaan pencapaian luas panen, produksi dan produktivitas komoditi tanaman pangan di provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2012-2015 dapat dilihat pada table 1.



Lihat tabel keragaan pencapaian luas panen, produksi dan produktivitas komoditi tanaman pangan di provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2012-2015