BUDIDAYA MELON GOLDEN !! ANJANGSANA PENYULUH BAPELTANB KE POKTAN BERIUK MAJU DESA KATENG LOMBOK TENGAH
Rabu, 16 Oktober 2024 – Dalam upaya mendukung pertanian lokal, Penyuluh Bapeltanbun Wilbin Lombok Tengah bersama Penyuluh WKPP melakukan kunjungan ke Kelompoktani Beriuk Maju di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat. Kelompok tani ini fokus pada usaha hortikultura di lahan kering, seperti melon dan bawang merah, di samping tanaman tembakau.

Varietas melon yang ditanam adalah Golden Apollo, yang dikenal dengan rasa manis dan renyah. Kondisi lahan yang tandus dan iklim panas ternyata memperkaya cita rasa buah ini. Selama kunjungan, terlihat banyak konsumen yang datang langsung ke lahan dengan harga jual mencapai Rp 17.000 per kilogram.
Melon ditanam dengan cara yang efisien, menggunakan bedengan berukuran 2-3 meter dan tanpa ajir, sehingga mengurangi biaya produksi. Selain itu, Kelompoktani Beriuk Maju juga menanam bawang merah menggunakan sistem TSS (True Shallot Seed) varietas Sanren, yang memiliki ketahanan terhadap hujan dan panas. Biji bawang disemai selama 30-45 hari sebelum ditanam, dengan masa panen sekitar 90 hari.

Meskipun menghadapi tantangan dari kondisi lahan dan iklim, semangat para petani tetap tinggi. Mereka berharap mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan dan meminta tambahan sumur bor dari pemerintah daerah untuk mendukung usaha tani di sekitar.
