BPSB Perkebunan Provinsi NTB Melakukan Pengambilan Contoh Benih Tembakau.
Benih sebagai salah satu bahan dasar dalam budidaya tanaman memegang peranan yang sangat penting baik dalam memperbanyak tanaman maupun dalam mendapatkan produk hasil tanamannya. Demi menjaga mutu dari produk hasil benih tersebut, perlu dilakukan pengujian mutu benih. Sebagai langkah pertama dalam pengujian mutu benih adalah menyediakan contoh benih yang dapat dianggap seragam dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh ISTA. Sehingga pada hari Kamis, 29 Februari 2024 bertempat di Gudang penyimpanan benih milik PT Benih Emas Indonesia di Terara Lombok Timur, tim pengawas benih dari BPSB Perkebunan Provinsi NTB melakukan pengambilan contoh benih tembakau. Tujuan dari pengambilan contoh benih ini adalah untuk mendapatkan contoh benih yang mewakili suatu kelompok benih.

Sedangkan tujuan dari pengujian/analisis mutu benih adalah untuk mendapatkan data terkait mutu benih meliputi kadar air,kemurnian fisik dan daya berkecambah benih. Adapun benih tembakau yang diambil adalah varietas GL 26H yang dipanen pada tahun 2020 lalu. Benih tersebut terbagi menjadi 3 box dengan masing-masing box berisikan kurang lebih 6 Kg benih tembakau. Mengingat pentingnya proses pengambilan contoh benih tersebut maka kegiatan tersebut perlu dilakukan dengan ketepatan yang akurat. Sehingga dapat dikatakan,bahwa sebaik apapun kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan mutu benih yang berkualitas dilapangan,tanpa diikuti kegiatan pengambilan contoh benih yang tepat (tepat ppc,tepat metode, dan tepat alat), maka pekerjaan pengujian benih di laboratorium akan menjadi sia-sia, karena hasil yang diperoleh tidak bisa mencerminkan kondisi dari kelompok benih yang diambil contoh benihnya. Hal ini akan merugikan konsumen pengguna benih, karena data hasil label,tidak sesuai dengan kondisi benih yang sebenarnya.
