Berstatus Juara Bertahan : Guru dan Karyawan SMKPP Negeri Bima Tetap Tampil Maksimal
Lomba gerak jalan indah tingkat Kota Bima yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bima tidak hanya diikuti oleh siswa dan siswi saja. Namun lomba gerak jalan indah dalam memperingati hari pramuka ke2 dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023 ini juga diikuti oleh guru sekota Bima.
Tahun lalu SMKPP Negeri Bima yang keluar sebagai juara dalam lomba gerak jalan indah ditingkat guru, tahun ini membawa beban berat untuk mempertahankan status juaranya. Semenjak terselenggaranya lomba gerak jalan indah tingkat guru oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bima SMKPP Negeri Bima selalu keluar sebagai juara pertama, dan kini SMKPP Negeri Bima harus mampu mempertahankan hal tersebut. Bukan hal yang mudah mengingat lomba ini melibatkan semua sekolah yang ada dilingkup kota Bima, mulai dari guru SD/MI SMP/MTS serta SMA/MA/SMK yang ada dikota Biman baik yang begeri maupun yang swasta.

Meski terbebani status juara bertahan yang harus mempertahankan performanya, SMKPP Negeri Bima tetap mampu menujukkan performa yang maksimal. Dengan mental juara yang dimiliki para guru dan karyawan membuat seakan tidak ada tekanan yang datang, para guru dan karyawan ini benar-benar tampil lepas tanpa beban.
Bukan hal yang mudah memang bagi SMKPP Negeri Bima untuk mempertahankan status juara yang digenggamnya selama ini, ditengah pergantian anggota karena adanya guru yang datang dan pergi. Namun hal tersebut seakan tidak menjadi masalah yang sangat berat mengingat latihan yang dilakukan sangat berat dan rutin.
Hal tersebut juga sejalan dengan pendapat ketua regu gerak jalan tingkat guru yaitu bapak Firman Hidayat, S.Pd. “ beban berat berada dipundak kami para guru dan karyawan SMKPP Negeri Bima mengingat kami harus mempertahankan status juara kami tahun lalu. Akan tetapi kami masih tetap yakin berada dijalur juara dengan berlatih secara rutin dan maksimal.”.
Bukan hal yang mudah memang bagi guru untuk berlatih gerak jalan, kerena guru harus membagi waktu antara melatih gerak jalan dan mengajar dalam kelas. Melelahkan memang bagi para guru. Namun semangat para orang tua kedua bagi siswa ini layak untuk dipuji. Jaya terus guru kota bima jaya terus guru yang ada diIndonesia. MERDEKA !!!

