Dinas Pertanian Dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat
IMG-LOGO
Distanbun Prov. NTB

Bawang Putih Lokal Kembali Diremajakan

Admin - 2019-11-04 08:23:16
IMG

Jenis bawang putih lokal menjadi langka seiring gencarnya impor bawang putih. Guna memperbaiki situasi tersebut, kini pemerintah kembali mendorong para petani untuk membudidayakan bawang putih lokal.

Di Indonesia, setidaknya ada lima varietas bawang putih yang penanamannya sedang digalakkan kembali. Jenis-jenis bawang putih lokal ini adalah Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Lumbu Putih, Tawangmangu, dan Sangga Sembalun. Selain itu, akan ada pula pengembangan varietas baru bawang putih yang belum didaftarkan.

Impor bawang putih yang terus dilakukan semakin lama menggerus keberadaan lima varietas bawang putih lokal tersebut. Di sisi lain, lahan budidaya bawang putih sudah jauh berkurang luasnya sejak akhir 1990-an silam.

Benih bawang putih lokal jumlahnya memang cukup terbatas. Hal ini karena benih ini juga turut dijual sebagai bawang putih konsumsi oleh para petani. Kenaikan harga bawang putih membuat komoditas ini laku keras sehingga petani menjual benih yang seharusnya ditanam kembali.

Namun, produktivitas bawang putih Indonesia kini kembali membaik sejak 2018. Pada tahun tersebut, produksi bawang putih dapat mencapai 39 ribu ton dari tahun sebelumnya yang hanya 19 ribu ton.

Setiap jenis bawang putih memiliki kelebihan dan kekurangan. Kualitas bawang putih lokal sebenarnya tidak jauh berbeda dari bawang impor. Misalnya, bawang putih Sangga Sembalun yang secara DNA sangat mirip dengan bawang putih Great Black Leaf dari Taiwan atau Seed 40 asal Mesir.

Dari segi bentuk, varietas Sangga Sembalun memiliki daun berwarna hijau muda. Ciri lainnya adalah umbi dan siungnya berwarna putih keunguan. Bawang putih ini juga beraroma kurang tajam dan cocok dibudidayakan di dataran tinggi, seperti Lombok Timur.

Popularitas bawang putih lokal juga tertutupi oleh sebutan lain bagi benih umbi ini. Banyak petani lokal yang belum bisa membedakan jenis-jenis varietas bawang putih lokal.

Para petani menyamaratakan jenis umbi bawang putih lokal sebagai bawang lengkong, bawang geol, ataupun bawang bagong. Padahal, jika ditilik lebih lanjut dan ditelusuri varietasnya, tentu petani akan lebih mudah mendapatkan benih bawang putih sesuai kebutuhan.