Dinas Pertanian Dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat
IMG-LOGO
Distanbun Prov. NTB

RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI HASIL TEMBAKAU DI PULAU LOMBOK

Admin - 2022-07-28 09:02:42
IMG

Selasa, 26 Juli 2022

Halo….#Sobat Tani

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB hari ini melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rencana Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di wilayah Pulau Lombok bersama pejabat terkait Eslon II dan III pada seluruh OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di Ruang Rapat Bupati Kab. Lombok Timur.

Kegiatan Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Narasumber dalam Sosialisasi Rencana Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau di Pulau Lombok adalah Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Bapak Drs. H. Fathul Gani, M.Si.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Bapak H. M. Juaini Taofik menuturkan “Bahwasanya Bupati Kabupaten Lombok Timur sangat mendukung Rencana Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau di Paok Motong dan adapun persoalan-persoalan tehnis di Lapangan sejauh ini Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sudah mengkomunikasikan dengan Pemerintah Desa Paok Motong. Walaupun harapan Rencana Pembangunan KIHT ini tentunya, “ jangan sampai KIHT juga, terlalu Protokoler tetapi bagaimanapun ini adalah Ruang Publik, Ruang Pemerintah yang masyarakatnya akan banyak memanfaatkan ruang kawasan tersebut,” Tutup Sekda Kab. Lombok Timur.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB menjelaskan tujuan Pembangunan KIHT ini salah satu yang terpenting adalah meningkatkan pelayanan Dunia Industri dan Pengawasan terhadap produksi serta menambah daya saing industri kecil dan menengah pada sektor hasil tembakau. Adapun manfaat dari Pembangunan KIHT ini adalah meminimalisir sistem menir dalam satu Kawasan.

Dikutip dari Mediaindonesie.com dalam mengoptimalkan peran bea cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance yaitu memfasilitasi perdagangan dan industri dalam negeri. Bea Cukai menggelar sosialisasi tentang pembangunan kawasan industri hasil tembakau di sejumlah wilayah yang akan atau telah dibangun sebagai kawasan industri hasil tembakau,” ujar Hatta Wardhana, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai.

Saat ini sudah terdapat KIHT yang berlokasi di Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Kudus. Selanjutnya, terdapat beberapa daerah yang saat ini telah memulai proses pembentukan KIHT, yaitu di daerah Cilacap, Garut, Madura, Malang, Mataram, dan Probolinggo. “Rencananya, pembangunan KIHT akan dilaksanakan di Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur,” imbuh Hatta.

Hatta berharap, melalui kemudahan yang diberikan Bea Cukai berupa perizinan berusaha, kegiatan berusaha, dan penundaan pembayaran cukai, dapat memberikan kemudahan berusaha sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Salam Tani… #Maju Mandiri Modern