Berita

ANJANGSANA PENYULUH PERTANIAN KE POKTAN BUNUT SEREMPEK III

Rabu, 8 Mei 2024

NPIU SIMURP BPPSDMP Kementerian Pertanian, sebagai unit pelaksana proyek tingkat nasional (National Project Implementing Unit atau NPIU), bertugas mendorong indikator capaian peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) Padi di lokasi SIMURP. Untuk mencapai target tersebut, pelaksanaan SIMURP di NPIU BPPSDMP menggunakan pendekatan teknologi budidaya pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA). Metode CSA yang diterapkan pada lahan pertanian SIMURP bertujuan mengurangi kontribusi sektor pertanian terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca.

Kabupaten Lombok Tengah melalui BPP Ubung Kecamatan Jonggat, sebagai pelaksana kegiatan SIMURP di Provinsi NTB, telah melakukan pengukuran emisi GRK oleh penyuluh dan petani di lahan demplot Scaling Up kelompok tani Bunut Serempek III Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Pada Minggu kedua bulan April tahun 2024, telah dilakukan panen dengan produktivitas padi mencapai 8,4 ton/ha GKP. Produktivitas ini meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 8,24 ton/ha GKP dengan perlakuan yang sama menggunakan teknologi budidaya sistem CSA dan pola tanam Jarwo 4:1.

Dalam giat kunjungan Penyuluh Bapeltanbun ini, dilakukan evaluasi pasca kegiatan scaling up. Penyuluh lapangan Kecamatan Jonggat menekankan pentingnya tetap menerapkan budidaya padi sesuai rekomendasi teknologi sistem CSA, meskipun bantuan dari program SIMURP telah berakhir. Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan produksi padi. Saat ini, sebagian lahan telah mulai ditanami dan sebagian lainnya masih dalam tahap persiapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *