ANJANGSANA PENYULUH BAPELTANBUN KE KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH
Selasa, 3 September 2024 – Kegiatan Koordinasi dan Monitoring Perluasan Areal Tanam (PAT) di BPP Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, berlangsung sukses dengan kehadiran berbagai pihak terkait. Pertemuan ini dihadiri oleh Penyuluh Bapeltanbun NTB, Penyuluh Pembina Kabupaten Lombok Tengah, Koordinator Penyuluh, dan PPL Desa Puyung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan PAT dan memastikan target serta kebutuhan pertanian terpenuhi.

Hasil koordinasi di BPP Jonggat menunjukkan pencapaian yang memuaskan. Dari target tanam padi PAT di Kecamatan Jonggat sebesar 800 hektar, realisasi tanam hingga 31 Agustus 2024 mencapai 1.133,45 hektar. Pencapaian ini melebihi target yang ditetapkan, menunjukkan kemajuan signifikan dalam program perluasan areal tanam.

Dalam monitoring penyaluran pupuk bersubsidi, ditemukan bahwa pengecer UD. Sumber Rezeki di Desa Puyung menyalurkan pupuk kepada 16 kelompok tani dengan luas baku sawah mencapai 535 hektar. Kuota pupuk bersubsidi yang disalurkan meliputi Urea sebanyak 96 ton dan NPK sebanyak 153 ton, yang diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Selain itu, monitoring juga dilakukan terhadap tanaman padi di Kelompoktani Bunut Serempek I, Desa Puyung. Dalam kerja sama dengan My Farm, padi ditanam dengan sistem tanam tabela di lahan seluas 5,5 hektar. Potensi tanam padi seluas 1 hektar di kelompok tani tersebut sudah siap setelah persemaian dan pengolahan tanah, tinggal menunggu giliran air untuk penanaman.

Terakhir, kegiatan monitoring juga mencakup tanaman kedelai di Poktan Bunut Serempek III, Desa Puyung, dengan luas 3 hektar dan varietas Argomulyo. Tanaman kedelai yang berusia 30 hari ini menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal pada masa panen mendatang.
