Berita

PENGECEKAN PEMBIBITAN VANILI MILIK CV BINA MAHABBAH JAYA

Tanaman vanili dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif. Secara vegetatif dapat dilakukan menggunakan stek pendek atau stek panjang, sedangkan secara generatif dapat berasal dari biji. Namun penggunaan stek lebih baik karena sifat-sifat pohon induknya dapat dipertahankan, cepat berproduksi, mudah dilaksanakan dan relatif murah. Namun demikian keberhasilan perbanyakan secara stek di pembibitan bisa dipengaruhi oleh teknik budidaya dan kondisi lingkungan, sehingga harus menerapkan teknologi budidaya yang tepat serta memperhatikan kesesuaian lingkungan yang memenuhi persyaratan tumbuh tanaman vanili.

Pada hari Rabu, 17 Mei 2023 Moh. Fajarudin selaku Pengawas Benih Tanaman perkebunan dan tim teknis dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan telah melakukan Pengecekan pembibitan vanili di desa Nyur Lembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Vanili tersebut merupakan milik CV Bina Mahabbah Jaya dan telah dibibitkan pada bulan Januari lalu. Vanili tersebut di tanam dengan menggunakan bahan stek pendek (satu mata). Pertumbuhan dan perkebangan bibit vanili menunjukkan hasil yang baik. Sekitar 6.800 tanaman vanili sudah tumbuh sulur dengan 4-5 ruas dan diameter lebih dari 5 cm. Benih vanili varietas Vania 2 ini berasal dari Kebun Sumber Benih Vanili yang terletak di Desa Tete Batu, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan pengecekan pembibitan ini dilakukan guna melihat kesiapan bibit sebelum dilakukannya proses sertifikasi.

Adapun kualifikasi yang dilihat meliputi diameter sulur, jumlah daun, warna daun, kesehatan bibit, dan kemurniannya. Bibit vanili rentan terkena serangan Organisme Pengganggu Tanaman berupa busuk batang. Serangan biasa terjadi pada saat benih vanili sedang dalam tahap pembibitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *