Berita

Sterilisasi alat untuk kultur jaringan

Perbanyakan benih secara cepat adalah salah satu dari penerapan teknik kultur jaringan yang telah dilakukan terutama untuk beberapa jenis tanaman yang diperbanyak secara klonal. Tujuan utamanya adalah memproduksi benih secara massal dalam waktu singkat. Hal ini terutama dilakukan pada tanaman-tanaman yang persentase perkecambahan bijinya rendah.

Guna meningkatkan kemampuannya, tim analis laboratorium BPSB Perkebunan provinsi NTB melakukan uji coba kultur jaringan di ruang kultur jaringan BPSB Perkebunan Provinsi NTB. Sebagai tahap awal, pada hari Senin, 3 April 2023 telah dilakukan proses sterilisasi alat yang nantinya akan digunakan untuk kultur jaringan. Salah satu hal yang penting diperhatikan adalah kebersihan alat untuk kultur jaringan karena rentan akan kontaminasi. Apabila terjadi kontaminasi maka akan menyebabkan tanaman yang kita tumbuhkan di dalam media tidak dapat berkembang. Kegiatan sterilisasi alat yang dilakukan meliputi sterilisasi peralatan diseksi (penanaman), sterilisasi peralatan gelas, dan sterilisasi Laminar Air Flow (LAF). Sterilisasi peralatan diseksi meliputi sterilisasi pinset, pisau scalpel, dan gunting, sedangkan sterilisasi peralatan gelas meliputi sterilisasi botol selai, petridish (cawan petri) dan alas kaca. Peralatan gelas dapat disterilkan dengan cara mencuci menggunakan air dan deterjen. Selanjutnya peralatan gelas dimasukkan ke dalam autoklaf atau disterilisasi basah pada suhu 121°C dengan tekanan 2 atm dalam waktu 1 jam. Khusus untuk petridish, alas kaca, lap dan peralatan diseksi sebelum dimasukkan ke dalam autoklaf dibungkus menggunakan kertas koran. Autoklaf adalah mesin yang berfungsi mensterilkan peralatan maupun produk limbah medis dan laboratorium. Mesin ini membunuh mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur, maupun spora pada peralatan laboratorium. Untuk membunuh mikroorganisme, alat sterilisasi autoclave bekerja dengan tekanan uap panas. Tekanan uap panas adalah metode sterilisasi paling efektif dan dapat diandalkan. Pasalnya, cara ini dinilai hemat biaya dan tidak beracun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *