Penyerahan saprodi Dem Area Budidaya Tanaman Sehat Tahun 2023 di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Penyerahan saprodi Dem Area Budidaya Tanaman Sehat Tahun 2023 di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Provinsi NTB telah ditetapkan sebagai satu daerah swasembada beras dan merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional. Sampai saat ini pertanian merupakan sektor andalan di Provinsi NTB, sehingga wilayah ini masih tergolong sebagai daerah agraris.



Provinsi NTB juga merupakan salah satu daerah sentra produksi pangan di Indonesia, memiliki luas panen dan produksi tanaman padi, jagung, dan kedelai yang cukup tinggi.
Dalam kunjungannya ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada hari Jumat (10/02), Direktur Perlindungan Tanaman Pangan menyerahkan saprodi Dem Area Budidaya Tanaman Sehat yang telah tiba di kelompok tani yaitu benih padi VUB dan pestisida biologi, sementara itu, saprodi lainnya akan didistribusikan ke kelompok tani dalam beberapa hari kedepan.
Kelompok Tani Papak 1A di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur sebagai salah satu penerima bantuan merasa sangat senang karena mendapatkan alokasi kegiatan tersebut, karena petani lainnya di wilayah tersebut sudah banyak yang menerima kegiatan Dem Area BTS sejak tahun 2021.
Kelompok tani tersebut telah menerapkan IP 300 dalam pertanamannya karena didukung oleh adanya ketersediaan air yang memadai dan pendampingan yang intensif dari petugas POPT dan PPL nya.
Kelompok tani lainnya yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga mengajukan untuk bisa mendapatkan kegiatan Dem Area BTS tahun 2023 seperti kelompok tani Papak 1 A, dan ingin mencoba pertanaman IP 400 dengan benih genjah Cakrabuana.
Hal ini disambut baik oleh Direktur Perlindungan Tanaman Pangan karena para petani tersebut mempunyai semangat yang tinggi untuk mensukseskan program pemerintah, salah satunya IP 400 dengan metode budidaya tanaman sehat.
