Berita

Survey Kegiatan CPCL Penerima Bantuan Pestisida Nabati (PESNAB) dan Pestisida Organik (PESTOR) Tahun Anggaran 2023

Kamis, 9 Februari 2023 , ibu Andi Asjayani Selaku Koordinator Pengendalian OPT Tanaman Tahunan dan Penyegar Direktorat Jendral Perkebunan , Kasi Perlindungan Tanaman Perkebunan BP2TP, Fungsional POPT Ditjenbun dan BP2TP beserta Penyuluh Kabupaten Lombok Timur Melakukan Survey CPCL Penerima Bantuan Pestisida Nabati dan Pestisida Organik di kelompok Tani Di Desa Timbanuh Kecamatan Priggasela Kabupaten Lombok Timur.

Tahun 2023 NTB dalam hal ini diwakili oleh BP2TP mendapatkan bantuan PESNAB dan PESTOR untuk 150 ha areal yang terbagi menjadi 3 serangan OPT yaitu PBko ( Penggerek Buah Kopi) PBK (Penggerek Buah Kakao) dan Penyakit Karat Daun Kopi.

Setelah dilakukan survey lapangan ditemukan serangan PBKo pada tanaman kopi di kelompok tani di desa timbanuh, sehingga diputuskan di kabupaten Lombok Timur akan ada 5 kelompok tani yang akan menerima bantuan Pesnab dengan luasan areal 50 ha yaitu kelompok tani Semporonan, Turunan Jaran, Mangku Gawah, Taker Coba, dan kelompok Tani Kayu Jati.

Fungisida nabati PESNAB 4 EC adalah fungisida nabati terbuat dari bahan alami (metabolit sekunder) bawang putih dengan kandungan bahan aktif Diallyl sulfide 0,018 g/l, Allyl Methyl disulfide 0,109 g/l, Dially disulfide 1,014 g/, Ally methyl trisulfide 0,101 g/l, Diallyl trisulfide 2,859 g/l. Diformulasikan dalam bentuk emulsi yang akan berfungsi menghambat perkembangan uredospora patogen penyebab karat daun kopi (Hemileia vastatrix) dan spora Ceratobasidium theobromae patogen penyebab Penyakit Pembuluh Kayu Vascular streak dieback (VSD). Insektisida nabati PESTOR 20,02 EC adalah insektisida nabati terbuat dari bahan alami (metabolit tanaman) daun cengkeh dan biji nimba dengan kandungan bahan aktif eugenol 20 g/l dan azadirachtin 0,02 g/l. Bahan aktif ini bersifat kontak untuk mengendalikan Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei), Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella).

Diharapkan dengan adanya bantuan PESNAB dan PESTOR dapat Mengendalikan Serangan OPT PBko yang menyerang tanaman kopi.

Sumber berita : Ria Nurmaya Sari dan Komang Marta Aryana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *