Kalibrasi Eksternal Autoclave
Selasa, 7 Mei 2024
Autoklaf merupakan perangkat kritis dalam industri farmasi, laboratorium, dan sektor kesehatan lainnya, di mana sterilisasi peralatan dan bahan sangat penting untuk mencegah kontaminasi mikroba yang dapat mengancam keselamatan pasien atau hasil eksperimen. Proses kalibrasi autoklaf menjadi suatu keharusan untuk memastikan bahwa alat tersebut berfungsi dengan optimal dan memberikan hasil sterilisasi yang konsisten.
Sebuah tim kalibrator dari Balai Kalibrasi Kementerian Perdagangan melakukan proses kalibrasi terhadap autoklaf yang dimiliki oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (BPSB) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proses kalibrasi ini bukan hanya sekadar tugas rutin, tetapi merupakan langkah penting untuk memverifikasi bahwa autoklaf tersebut mampu mencapai dan mempertahankan suhu serta tekanan yang dibutuhkan selama proses sterilisasi.

Selama proses kalibrasi, tim tersebut melakukan serangkaian pengujian yang ketat untuk memastikan bahwa autoklaf beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Mereka memeriksa kemampuan autoklaf untuk mencapai suhu yang diperlukan, memastikan tekanan uap air yang cukup untuk sterilisasi efektif, serta menguji akurasi sensor suhu dan tekanan. Jika ditemukan ketidaksesuaian atau ketidakakuratan, langkah-langkah perbaikan dilakukan untuk memastikan bahwa autoklaf dapat beroperasi dengan optimal.
Manfaat dari proses kalibrasi autoklaf tidak hanya terbatas pada peningkatan efektivitas sterilisasi. Dengan memastikan bahwa autoklaf beroperasi dengan benar, risiko kontaminasi dapat dikurangi secara signifikan, meningkatkan keamanan produk-produk farmasi atau bahan-bahan laboratorium. Selain itu, kualitas produk yang dihasilkan dapat dipertahankan, memenuhi standar industri dan peraturan pemerintah yang ketat.
Dalam jangka panjang, investasi dalam kalibrasi autoklaf dapat mengurangi biaya yang terkait dengan perawatan atau perbaikan yang tidak terduga. Dengan memastikan bahwa autoklaf berfungsi dengan optimal, waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk penggantian atau perbaikan dapat diminimalkan. Dengan demikian, kalibrasi autoklaf bukan hanya merupakan suatu kebutuhan, tetapi juga merupakan investasi cerdas dalam menjaga keselamatan dan kualitas dalam berbagai aplikasi industri dan laboratorium.
