Berita

PEREMAJAAN ISOLAT PSEUDOMONAS FLUORESCENS

Pada hari Senin, 19 Februari 2024, kegiatan laboratorium PHP/LAH di Narmada fokus pada melakukan peremajaan isolat bakteri Pseudomonas fluorescens. Bakteri ini dikenal sebagai Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) karena kemampuannya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui berbagai cara, seperti merangsang pertumbuhan akar dan tunas, memfiksasi nitrogen, menekan pertumbuhan patogen, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Selain itu, P. fluorescens juga digunakan dalam bioremediasi untuk menguraikan polutan organik di tanah dan air.

Peremajaan isolat bakteri ini memiliki beberapa tujuan. Pertama, menjaga viabilitas dan kemurnian bakteri dengan melakukan peremajaan secara berkala untuk memastikan kelangsungan hidup dan keaslian bakteri. Kedua, mempertahankan sifat-sifat yang diinginkan dari bakteri, seperti kemampuan produksi antibiotik atau degradasi polutan. Ketiga, mempermudah penelitian dengan menghasilkan bakteri yang segar dan aktif. Terakhir, meningkatkan efektivitas aplikasi bakteri, seperti dalam bioremediasi atau sebagai PGPR.

Metode peremajaan isolat bakteri Pseudomonas fluorescens meliputi streaking, inokulasi ke media cair, dan kriopreservasi, dengan frekuensi peremajaan yang disesuaikan dengan jenis bakteri, cara penyimpanan, dan penggunaan bakteri tersebut. Secara umum, peremajaan dilakukan setiap beberapa minggu atau bulan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peremajaan isolat bakteri Pseudomonas fluorescens memiliki peran penting dalam menjaga viabilitas, kemurnian, dan sifat-sifat yang diinginkan dari bakteri tersebut, serta memfasilitasi penelitian dan meningkatkan efektivitas aplikasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *