Berita

BPP JONGGAT MELAKSANAKAN PENGUKURAN EMISI GRK SIMURP

Rabu, 07 Februari 2024

NPIU SIMURP BPPSDMP Kementerian Pertanian sebagai unit pelaksana proyek tingkat nasional (National Project Implementing Unit atau NPIU) dipercaya untuk mendorong indikator capaian peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) Padi di Daerah Irigasi (DI) dan Daerah Irigasi Rawa (DIR) lokasi SIMURP.

Untuk mencapai target tersebut, pelaksanaan SIMURP di NPIU BPPSDMP dilakukan dengan pendekatan menggunakan teknologi budidaya pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA). Penerapan metode CSA diklaim mampu meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian meski di tengah iklim yang berubah sekaligus memastikan pertanian berkelanjutan.

Pertanian berkelanjutan sendiri merupakan konsep yang digunakan oleh Lembaga pangan dunia-FAO (Food and Agriculture Organization), untuk menghubungkan antara masalah ketahanan pangan dengan wacana perubahan iklim. Pertanian berkelanjutan dipandang FAO sebagai Upaya mitigasi penting yang dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (CH4, N2O, dan CO2). Berdasarkan penelitian FAO, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menyumbangkan emisi gas rumah kaca karena dapat meningkatkan temperatur udara antara 1 hingga 2 derajat celsius. Pengurangan emisi pun telah menjadi kesepakatan global, seperti disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang termaktub dalam Paris Agreement.

Oleh sebab itu, metode CSA yang diterapkan pada lahan pertanian SIMURP berupaya mengurangi kontribusi sektor pertanian terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. Untuk menunjukkan adanya perubahan kadar emisi gas rumah kaca pada kegiatan pertanian setelah intervensi CSA, perlu dilakukan uji emisi gas rumah kaca. Atas pertimbangan tersebut, pada TA. 2023 salah satu kegiatan SIMURP PPIU Provinsi NTB adalah Pengukuran Emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Kabupaten Lombok Tengah melalui BPP Ubung Kecamatan Jonggat sebagai pelaksana kegiatan SIMURP di Provinsi NTB, juga melaksanakan pengukuran emisi GRK yang dilakukan oleh penyuluh dan petani di lahan Demplot Scaling Up kelompok tani Bunut Serempek III Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Pengukuran I dilakukan pada hari Rabu tanggal 7 Februari 2024 bertepatan dengan umur tanaman padi 30 HST selanjutnya pengukuran kedua akan dilaksanakan pada 60 HST. Pengukuran menggunakan Chamber atau sungkup yang berfungsi untuk menangkap gas CH4 dan N2O. Sampel yang diambil dikumpulkan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dan kemudian dikirim ke Badan Pengujian Standar Instrumen Lingkungan Pertanian Pati Jawa Tengah untuk dianalisis lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *