Jumat Salam Distanbun Prov NTB bersama Pj Gubernur NTB di Desa Rabangodu Selatan
Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur NTB mengatakan bahwa Program Jum’at Salam, selain ajang untuk merekatkan silaturahim juga merupakan ajang relaksasi dan ikhtiar menuju NTB yang lebih maju. Oleh karenanya, keberadaan program Jumat Salam harus terus dilaksanakan, agar tidak ada ketegangan sosial.

Berikut ada beberapa Aspirasi dari masyarakat dan Rekomendasi untuk aspirasi masyarakat
1. Terjadinya kelangkaan pupuk khususnya untuk kelompok tani La – Sanggah
Meminta supaya adanya koordinasi pemerintah atau adanya kontrol pemerintah terhadap penyalur/pengecer pupuk dalam menanggani kelangkaan pupuk tersebut, karena jatah pupuk yang seharusnya untuk masyarakat petani padi, menjadi lebih banyak diambil oleh petani jagung.
2. Harga hasil panen jagung yang rendah pada tingkat petani.
Selain itu, menyarankan untuk meminta pemerintah supaya membentuk sebuah wadah untuk menampung hasil panen masyarakat, sehingga harapannya harga hasil panen petani bisa naik dan tidak merugikan para petani.

3. Pengelolaan hasil alam berupa belimbing wuluh dan pengrajin gerabah yang masih kurang tersentuh oleh pemerintah
Meminta pemerintah melakukan pemberdayaan lebih lanjut terhadap UMKM, sehingga para pengrajin lebih bisa berkembang dalam mengolah potensi hasil alam yang tersedia.
4. Lahan pertanian yang semakin sempit/lahan terbuka hijau
Pemerintah di harapkan menetapkan lahan terbuka hijau, sehingga saluran irigasi yang ada bisa berfungsi lebih optimal. Serta tidak adanya kewenangan kelurahan masalah ijin pembangunan karena langsung di Dinas Pemukiman.

5. Sempitnya Saluran irigasi
Terkait adanya saluran irigasi yang tidak maksimal, sehingga banyak saluran tersumbat, bahkan rumah inspirasi yang di bangun pada kantor kelurahan di Rabangodu Selatan di bangun diatas saluran irigasi (di buat lantai Cor). Hal ini karena kurang adanya koordinasi antara Pemerintah.
6. Belum adanya sentral pasar untuk menampung produk yang di hasilkan masyarakat lokal
Terkait dengan sentral pasar, diharapkan pemerintah membangun/menetapkan sentral pasar, sehingga ada ruang untuk pengembangan ekonomi bagi pelaku UMKM, sehingga produk-produk khas Kota Bima (Kuliner) maupun produk-produk kerajinan lainnya bisa berkembang dengan maksimal.

