Berita

Gerakan pengendalian OPT Kedelai

Gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan tanaman kedelai secara preemptif dengan pestisida nabati dengan bahan dari Kunyit, daun Nimba dan Daun sirsak di kelompok tani Tunas Urip desa Tanak Awu kecamatan pujut dihadiri oleh Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan kecamatan Pujut( Ishak Sunandi dan Uul Efriyanti Prayoba, SP.), Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan kecamatan Pujut ( H. Lalu Kadarusman, SP) dan PPL WKPP desa Tanak Awu ( Sri Hidayati, SP) bersama pengurus dan anggota kelompok tani Tunas Urip.

Dimana dalam kegiatan ini kami menjelaskan teknik pembuatan pesnab, PGPR dan Biosaka dan cara penggunaannya secara singkat dan jelas, dimana kami harapkan akan ada praktik pembuatan ketiga APH tersebut secara swadaya dan kami siap untuk hadir. Adapun OPT yang dikendalikan adalah lalat kacang, ulat grayak dan kumbang daun. (intensitas serangan ringan) Luas yang dikendalikan 3 hektar dengan umur 25-45 hst. Dengan pengendalian tersebut diharapkan intensitas serangan turun dan kedelai dapat berproeuksi optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *