PERTEMUAN KOORDINASI EVALUASI PROGRAM IPDMIP DI NTB
Selasa, 11 Juli 2023.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan pada Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat berupaya meningkatkan produktivitas tanaman pangan melalui kegiatan Integrated Participation Development and Management Of Irrigation Project (IPDMIP) dari tahun 2018 sampai dengan 2022.
PPIU Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menjangkau seluruh kabupaten lokasi IPDMIP yaitu Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Dompu dan Bima baik dari unsur petani, penyuluh, staf lapangan maupun penyuluh swadaya.

Terkait telah berakhirnya program IPDMIP ini bertempat di Pendopo bersama Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat (Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc), IFAD, Manager IPDMIP, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Dinas PUPR NTB, Bappeda NTB, BPKAD, Bank NTB Syariah melaksanakan pertemuan koordinasi terkait evaluasi program IPDMIP yang telah terlaksana selama lima tahun di Provinsi NTB.
Dalam diskusi bersama Perwakilan International Fund For Agricultural Development (IFAD) dan Manager IPDMIP, Gubernur NTB mengungkapkan harus adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian sangat penting untuk memajukan pertanian di NTB, mendukung digitalisasi pertanian di NTB, kita butuh melatih para petani untuk dapat menggunakan teknologi serta harus ada dampak nyata dari pelaksanaan proyek IPDMIP bagi pertanian, bagaimana agar proyek ini memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas petani dan kelembagaan kelompok tani.

Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB melalui Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan dalam pelaksanaan Program IPDMIP telah melaksankan kegiatan pelatihan untuk komoditas tanaman bernilai tinggi dalam rangka meningkatkan kapasitas baik bagi Penyuluh, Petani maupun Staf Lapangan.
Untuk mendukung target kedaulatan pangan, maka sektor pertanian harus didukung dengan infrastruktur sistem irigasi yang memadai melalui Dinas PUPR NTB memperbaiki jaringan irigasi baik primer dan sekunder di Daerah Irigasi pertanian serta penyelesaian dokumen pengajuan reimboursement di Bappeda NTB.
Adapun dampak (outcome) dari IPDMIP ini yaitu keberlanjutan dan peningkatan produksi pertanian dengan keluaran (output) menguatnya sistem dan kapasitas kelembagaan pertanian beririgasi berkelanjutan; meningkatnya operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan irigasi; Meningkatnya infrastruktur irigasi; dan Meningkatnya pendapatan pertanian beririgasi.

