DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Dasar Hukum : Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 7 tahun 2008, tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, tanggal 25 Agustus 2008, dan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 21 tahun 2008 tentang Rincian Tugas,Fungsi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, tanggal 26 Agustus 2008.

Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 7 tahun 2008, tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kedudukan (Pasal 32) : (1) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura adalah unsur pelaksanna Pemerintnah Daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melaui Sekretaris Daerah (2) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dipimpin oleh Seorang Kepala Dinas (3) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara administratif dikoordinasikan oleh Asisten Prekonomian dan Pembangunan.

Tugas Pokok dan Fungsi (Pasal 33): (1) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura mempunyai tugas membantu Gubernur dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura berdasarkan asas otonomi, tugas pembantuan dan dekonsentrasi (2) Dalam pelaksanaan tugas pokok sebagaimana dimaksud ayat (1), Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura menyelenggarakan fungsi :

a. Perumusan kebijakan teknis pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura.

b. Perencanaan program dan kegiatan bidang pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura.

c. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura.

d. Pengkoordinasian dan pembinaan tugas bidang pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura

e. Pengendalian dan evaluasi pelaksanaan tugas bidang pertanian meliputi tanaman pangan dan hortikultura.

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 21 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas - Dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Bidang Produksi Tanaman Pangan (Pasal 282) :

1) Bidang Produksi Tanaman Pangan mempunyai tugas pokok yaitu perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pemberian bimbingan teknis, evaluasi di bidang pembenihan, saran produksi, budidaya, perlindungan tanaman, dan penerapan teknologi tanaman pangan.

2) Bidang Produksi Tanaman Pangan dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ), Bidang Produksi Tanaman Pangan menyelenggarakan fungsi :

a. penyiapan perumusan kebijakan di bidang perbenihan dan sarana produksi, budidaya, perlindungan tanaman, dan penerapan teknologi tanaman pangan.

b. pelaksanaan kebijakan di bidang perbenihan dan sarana produksi, budidaya perlindunagan tanaman, penerapan teknologi tanaman pangan.

c. penyusunan pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang perbenihan dan sarana produksi, budidaya perlindunagan tanaman, penerapan teknologi tanaman pangan.

d. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perbenihan dan sarana produksi, budidaya, perlindungan tanaman, dan penerapan teknologi tanaman pangan.

e. pelaksanaan administrasi Bidang Produksi Tanaman Pangan.

Bidang Produksi Tanaman Pangan (Pasal 283) :

1) Bidang Produksi Tanaman Pangan, membawahi :

a. Seksi Perbenihan dan Sarana Produksi Tanaman Pangan.

b. Seksi Budidaya Serelia Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian.

c. Seksi Perlindungan Tanaman dan Penerapan Teknologi Tanaman Pangan.

2) Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan.

Bidang Produksi Tanaman Pangan (Pasal 284) :

1) Seksi Perbenihan dan Sarana Produksi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan, dan pelaksanaan kebijakan, pedoman, kriteria, dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang perbenihan dan sarana produksi tanaman pangan.

2) Rincian tugas Seksi di bidang perbenihan dan Sarana Produksi Tanaman Panagan, adalah sebagai berikut :

a. melaksanakan penyiapan, perumusan, dan pelaksanaan, kebijakan, pedoman, kriteria, dan prosedur.

b. pemberian bimbingan teknis, evaluasi di bidang perbenihan dan sarana produksi tanaman pangaa.

c. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Produksi Tanaman Pangan (Pasal 285) :

1) Seksi Budidaya Serelia Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian mempumyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan, dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan pedoman, kriteria, prosedur serta bimbingan teknis, dan evalusi di bidang budidaya serelia, kacang-kacangan dan umbi-umbian.

2) Rincian tugas Seksi Budidaya Serelia Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian, adalah sebagai berikut :

a. melaksanakan penyiapan, perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

b. penyusunan pedoman, kriteria, prosedur serta bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang budidaya serelia, kacang-kacangan dan umbi-umbian.

c. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Produksi Tanaman Pangan (Pasal 286) :

1) Seksi Perlindungan Tanaman dan Penerapan Teknologi Tanaman Pangan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan, penyusunan kebijakan, kajian, dan penyebarluasan informasi tenologi perbenihan dan sarana produksi, perlindungan tanaman, dan teknologi budidaya tanaman pangan.

2) Rincian tugas Seksi Perlindungan Tanaman dan Penerapan Teknologi Tanaman Pangan, adalah sebagai berikut :

a. melakukan penyiapan bahan, penyusunan kebijakan dan kajian.

b. penyebarluasan informasi teknologi perbenihan dan sarana produksi, perlindungan tanaman, dan teknologi budidaya tanaman pangan.

c. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.


Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan

Ir. Budi Subagio, MM

NIP.19610513 199103 1 002

E-mail :bsubagio@pertanian.go.id